Bait-Bait Kata, Menggugah!!

Saudaraku, hidup ini adalah pilihan. Apakah kita akan menjadi orang biasa atau orang luar biasa? Itu pilihan hidup! Ketika rasa enggan menerpa, ingatlah bahwa sesungguhnya Allah menantikan kemenanganmu. Optimalkan diri untuk melakukan yang terbaik. Walaupun jalan ini terus menyakitkan dan melelahkan, tapi hadapilah dengan seulas senyuman.

Hidup mengajari kita tentang makna bersyukur di fajar hari, juga tentang kerja keras diterik siang. Tersenyum saat senja menjelang, serta merasa damai ketika terlelap dalam malam. Dia tahu lelahnya ragamu hari ini. Dia juga tahu berkurangnya jatah santai yang harus kau nikmati. Dia sangat tahu, bahkan lebih dari yang kau tahu. Tapi kau harus tetap tersenyum, karena ternyata senyummu telah terbalas oleh-Nya.

Memang tidak mudah menata masa depan. Seperti juga tidak gampang menyikapi masa lalu. Segalanya perlu keseriusan. Harus ada kehendak yang kokoh, kemauan yang bertenaga untuk bersikap dan bertindak sebijak mungkin. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita menyambung kebaikan masa lalu dengan kebaikan masa depan dan menghapus keburukan hari kemarin dengan kebaikan hari ini, juga hari kemudian.

Di sekitar Arsy-Nya ada menara-menara dari cahaya. Dalamnya orang-orang berpakaian dari cahaya, wajah-wajah merekapun bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada. Hingga nabi dan syuhada pun iri kepada mereka. Ketika sahabat bertanya, Rasul menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah dan saling berkunjung karena Allah (H.R Tirmidzi).

Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini. Yang ada hanya mau dan harus mencoba. Dan tidak ada yang tidak penting dalam hidup ini. semua hal dalam hidup itu penting. Hanya prioritas dan kadarnya saja yang berbeda. Dimanapun kita berada, tetaplah berpegang tegung pada Sunnah Rasulullah. Dari Abu Dzar Ra, Rasullullah SAW bersabda, “Janganlah kamu meremehkana kebaikan apapun. Dan jika kamu berjumpa saudaramu, maka lepaskan senyuman tanda kegembiraan” (H.R Muslim). Dan siapakah yang lebih baik perkataannya dari pada orang yang menyeru kepada Allahdan mengerjakan kebajikan dan berkata: sungguh, aku termasuk orang-oarang muslim (yang berserah diri)”. Seorang yang sholeh pernah berkata: “Wahai manusia, sesungguhnya medan perang pertama kalian adalah jiwa-jiwa kalian. Kalau kalian berhasil menaklukannya, maka kalian akan bisa memenangkan peperangan yang lainnya. Sebaliknya, jika kalian ditaklukannya, maka akan sulit bagi kalian untuk menghadapi perang-perang lainnya”.

 Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidakJ mengetahui sesuatupun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani agar kamu bersyukur,” (17:78) Isilah pulsamu dengan semangat. Rasakan sinyal kuat ukhuwah. PedulikanJ dengan pesan tausiyah. Abadikan dengan kamera hikmah charging terus ruhiyah kita, semoga silaturahmi tetap terjalin. Betapa banyak jalan keluar yang dating setelah putus asa. BetapaJ banyak kegembiraan setelah kesusahan. Siapa yang berbaik sangka pada pemilik Arsy, dia akan memetik manisnya buah yang dipetik ditengah pohon-pohon berduri.

 Orang-orang yang tangguh adalah mereka yang menjadi besar karena terpaan ujian. Tetap berjuang dengan berbagai keterbatasan. Kuat dalam kesendirian. Tegar ditengah kekecewaan. Beramal optimal dalam ketidakterkenalan, ketidakmampuan kita menyelesaikan masalah adalah problem kecil. Problem yang lebih besar adalah saat kita sadar bahwa kita memiliki masalah
Orang yang berhasil menjalani hidup adalah orang yang lebih lama bertahan ketika yang lain sudah mulai menyerah dan berguguran. Orang yang selalu berusaha untuk bangun meskipun sudah ratusan kali terjatuh, orang yang merasa bosan tapi tidak mau menyerah. Orang yang merasa lemah tapu sadar bahwa dirinya lemah dan hanya ada satu kekuatan yang tidak pernah melemah yang akan selalu membimbingnya kejarlah apa yang bermanfaat untukmu, dan mintalah pertolongan kepada Allah. Jangan mudah menyerah dan jangan pernah berkata “Kalau saja akau melakukan begini, pasti akan jadi begini.” Tapi katakanlah “Allah telah mentakdirkan dan apa yang Dia kehendaki pasti akan dia lakukan” (Al-Hadits). Persahabatan bukanlah siapa yang telah kamu kenal paling lama, siapa yang datang pertama atau yang paling perhatian. Tapi persahabatan adalah siapa yang adatang dan tidaka akan pernah pergi. Ya Rabb, ajari kami tersenyum meski berat pundak ini memikul beban. Ajari kami berlapang dada meski banyak hal menyesakkan jiwa. Ajari kami memaafkan meski banyak kesalahan dilakukan. Ajari kami tetap rendah hati agar kami selalu bersyukur. Berikan rasa nikmat dalam ibadah kami. Tegarkan hati kami dalam menapaki jalan dakwah yang terjal.

Muslim sejati selalu tampak santai dalam kesibukan. Tersenyum dalam kesedihan. Tahan di bawah tekanan. Tabah dalam kesulitan. Optimis di depan tantangan. Madha ahdun naumi ya ikhwah. Laa rahata lil mu’min illa fil jannah. “Sudah lewat waktu untuk tidur saudaraku. Tak ada istirahat bagi seorang mukmin kecuali syurga.”

 Tidak ada nikmat kebaikan yang Allah Swt berikan setelah Islam, selain saudara yang sholeh. Maka, jika kamu merasakan kecintaan dari saudaramu, peganglah kuat-kuat persudaraan dengannya. (Umar bin Khatab). Ukhuwah adalah cinta yang mengalir melalui keimanan, bersemi dengan pupuk nasehat, terawat dalam doa dan berbuah pertemuan di syurga. Ukhuwah adalah menguatkan, menjaga, memperbaiki, memberi, menghilangkan kelalaian, dan saling mengingatkan. Semua kesenangan di dunia pasti beriringan dengan kedukaan. Tak ada rumah yang terisi dengan kegembiraan kecuali juga terisi dengan kesedihan. (Ibnu Mas’ud)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s